Keunggulan Kampus STT Terpadu Nurul Fikri




Sekolah Tinggi Teknologi Terpadu Nurul Fikri (populer disebut STT NF) merupakan perguruan tinggi yang memadukan keilmuan praktis di bidang teknologi informasi dengan pengembangan kepribadian islami. Pada tahun 2012, STT NF resmi berdiri berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 269/E/O/2012. Setelah berjalan dua tahun, tepatnya pada 2014, program studi yang dikelola STT NF yaitu Sistem Informasi dan Informatika berhasil mendapatkan akreditasi BAN-PT, berdasarkan SK Nomor 483/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014 dan 468/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014.
Pada September 2016, STT NF meluluskan 37 orang mahasiswa angkatan pertama tahun 2012. Alhamdulillah, seluruh alumni (100 %) terserap oleh pasar kerja. Sebagian mahasiswa STT NF ada yang sukses dalam dunia akademik, sambil bekerja sesuai dengan keahliannya, atau membangun start up (bisnis pemula) sesuai minat dan potensinya di dunia TI.
Adapun 12 Keunggulan dari Kampus STT Terpadu Nurul Fikri, ialah :
1. 100 Persen Lulusan tahun 2016 Sudah Bekerja
Pada masa perkuliahan di STT NF para mahasiswa disiapkan untuk dapat bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha dengan materi kompetensi teknologi informasi dan soft skill yang menunjang. Terbukti, lulusan STT NF tahun 2016 langsung diterima bekerja di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan.
2. Dosen Profesional Bidang TI
Tenaga pengajar di STT NF merupakan para profesional di bidang TI. Mereka adalah para praktisi, akademisi dan technopreneur yang siap meneruskan ilmu dan keahliannya pada para mahasiswa.
3. Carier Development Center (CDC)
STT NF menyediakan Pusat Pengembangan Karir yang berfungsi untuk membina para mahasiswa agar siap menjadi tenaga kerja terampil di bidang TI. CDC juga berfungsi untuk menyalurkan mahasiswa kepada perusahaan yang sedang mencari tenaga terampil di bidang TI.
4. Bebas Uang Gedung
Uang gedung terkadang menjadi kendala bagi orangtua atau mahasiswa dalam pembiayaan kuliah. Di STT NF, hal tersebut tidak akan ditemukan karena STT NF memberi pembebasan Uang Gedung bagi para mahasiswa baru.
5. Bersertifikasi Nasional dan Internasional
Di era persaingan global saat ini, tidak hanya keterampilan teknis yang dibutuhkan oleh tenaga kerja untuk bersaing dengan para pekerja asing maupun lokal. Selain kompetensi teknis, juga sangat dibutuhkan pengakuan dari lembaga sertifikasi bahwa kita memiliki kompetensi di salah satu bidang sehingga bisa dikatakan tenaga profesional. STT NF memperhatikan hal tersebut dan memberikan sertifikasi bagi para mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.
6. Technopreneur Center
Untuk melahirkan technopreneur yang tangguh dan mampu bersaing, STT NF juga menyiapkan Technopreneur Center yang bertujuan sebagai jembatan bagi para mahasiswa dalam pengembangan kewirausahaan. Lewat TC para mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari para dosen maupun kalangan profesional yang telah sukses menjadi seorang technopreneur. Diharapkan lewat program ini para mahasiswa dapat menyerap ilmu dan pengalaman dari tokoh profesional di bidang teknologi.
7. Terakreditasi BAN PT
STT NF berdiri pada 13 Agustus 2012. Kini ada dua jurusan yang dikelola STT NF, yaitu Informatika dan Sistem Informasi. Kedua program telah mendapat akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi bernomor: 483/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014 dan 468/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014. Lulusan STT NF tidak perlu khawatir tentang akreditasi kampus STT NF, karena dalam waktu dekat STT NF telah menyiapkan akreditasi selanjutnya.
8. Program Beastudi
Program ini merupakan kerjasama STT NF dengan para donatur individu dan mitra strategis. STT NF mencari potensi-potensi dari calon penerima beastudi melalui seleksi ketat, yakni para mahasiswa berprestasi baik secara akademik maupun non-akademik. Beastudi diperuntukkan bagi mereka yang memilki prestasi kongkrit sejak masa sekolah menengah serta berasal dari keluarga dhuafa.
9. Lingkungan Positif dan Berkarakter
STT NF berusaha menciptakan lingkungan positif bagi para mahasiswa dengan memberikan mentoring agama untuk menghindarkan mahasiswa dari kecenderungan negatif. Dengan pengawasan dari para mentor diharapkan para mahasiswa dapat selalu menjaga kebaikan diri maupun kampus STT NF.
10. Bimbingan Beasiswa S2 (Dalam & Luar Negeri)
STT NF menyediakan bimbingan beasiswa untuk mahasiswa/i yang ingin melanjutkan S2 Baik di dalam maupun Luar Negeri.
11. Tahsin & Tahfidz
STT NF menyelenggarakan Tahsin Al-Quran kepada mahasiswa/i, agar mahasiswa/i dapat memperbaiki, menyempurnakan, meningkatkan, atau memperkaya dalam mempelajari Al-Quran dan ada Tahfidz mempelajari atau beraktivitas untuk menghafal, mengamalkan, dan membudayakan nilai-nilai dalam Al-Quran.
12. 1 Juta Bisa Kuliah
Di STT NF dengan daftar ulang biaya 1 Juta sudah bisa kuliah. Setiap biaya semester per bulannya mahasiswa/i dapat mencicil pembayaran kuliahnya minimal 1 Juta/bulan.
Dengan demikian STT NF bertekad melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Mata kuliah keislaman dipadukan dengan kepemimpinan dan kewirausahaan pada setiap semester. Setiap mahasiswa STT NF dididik untuk membentuk karakter positif: novelty, integrity, care and excellence (NICE). Yakni, sosok yang berupaya menghasilkan karya unik dan kreatif, jujur dan berkomitmen tinggi, peduli dengan kondisi lingkungan, dan bekerja keras untuk mencapai prestasi terbaik.
Silahkan cek website Kampus STT Terpadu Nurul Fikri di www.nurulfikri.ac.id dan Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STTNF di pmb.nurulfikri.ac.id

Melacak Ponsel Android yang Hilang Tanpa Aplikasi






Jika kamu sedang mengalami musibah kehilangan smartphone, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang akan kami ulas kali ini sepertinya akan cukup bermanfaat. Kehilangan smartphone tampaknya bukanlah masalah yang baru di antara para pengguna smartphone. Kejadian ini pun bisa disebabkan karena berbagai hal misalnya karena kebiasaan penggunanya sendiri yang sering lupa dan kurang berhati-hati ketika menaruh smartphone. Terkadang ada juga teman yang memang suka iseng menyembunyikan smartphone dan berakhir dengan hilangnya perangkat tersebut.


Untuk itulah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi akan sangat penting dan bermanfaat untuk diketahui. Pasalnya, tidak hanya karena beberapa alasan di atas saja smartphone bisa hilang, smartphone yang terjatuh saat kita sedang berpergian maupun tindakan tidak bertanggung jawab seperti pencurian juga menjadi contoh penyebab hilangnya smartphone. Jika sudah begini, tentu kita akan sangat kebingungan sebab komunikasi maupun aktivitas lain yang dilakukan dengan bantuan smartphone akan terganggu. Oleh karena itu, cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi salah satu alternatif yang bisa kamu gunakan jika mengalami hal seperti itu.


Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini sendiri memang cukup banyak dicari-cari pengguna smartphone. Pasalnya, banyak pengguna yang merasa rumit untuk melacak ponsel dengan menggunakan aplikasi. Berhati-hati ketika menggunakan smartphone dan mencari tahu informasi tentang cara mencegah pencurian smartphone merupakan beberapa tindakan preventif yang bisa dilakukan untuk menghindari hilangnya smartphone.


Sebenarnya di jaman yang serba modern seperti ini melacak sebuah smartphone yang hilang sangat mudah untuk dilakukan. Pasalnya, berbagai macam aplikasi untuk melacak keberadaan smartphone sudah banyak tersedia. Apalagi aplikasi-aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis sehingga banyak orang yang menggunakannya. Namun, bagaimana jika tidak ingin menggunakan aplikasi? Apakah kamu tetap bisa menemukan smartphone yang hilang tersebut? Tak perlu khawatir karena cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menjadi jawaban bagi kamu yang ingin menemukan smartphone tanpa repot-repot menggunakan aplikasi pihak ketiga sebagai perantara.


Nah, bagi kamu yang belum mengetahui cara menemukan smartphone Android tanpa bantuan aplikasi, berikut kami berikan tips tentang hal ini selengkapnya. Langsung saja kita simak beberapa segmen di bawah ini yang akan mengulas secara lengkap mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi ini.

 
Cara Melacak Ponsel Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Android
Berikut ini adalah langkah-langkah cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android :

1. Langkah pertama pada cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang harus kamu lakukan yakni mengunduh dan menginstal terlebih dahulu Android Device Manager pada Android yang akan digunakan untuk melacak perangkat yang hilang. Setelah terinstall, maka buka layanan ini dan pilih opsi “Accept”.
 
2. Langkah berikutnya, lakukan login dengan menggunakan akun Google yang masih aktif pada smartphone kamu. Sekali lagi, gunakanlah akun Google yang masih aktif sehingga bisa langsung terkoneksi dengan smartphone yang digunakan.
 
3. Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android yang selanjutnya adalah jika kamu memakai dua smartphone sekaligus, maka lokasi smartphone yang hilang bisa langsung ditemukan dengan menggunakan smartphone Android yang satunya lagi.
 
4. Kemudian, pilih perintah yang ingin diberikan, misalnya dengan memilih untuk menguncinya, memaksanya berdering atau justru menghapus data yang ada di dalamnya.

Dengan menggunakan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi menggunakan Android tersebut kamu dapat mengamankan perangkat yang hilang tersebut setidaknya dengan mengunci perangkat agar tidak dapat dibuka. Layanan Android Device Manager merupakan layanan yang memang diberikan oleh Google kepada para pengguna Android yang notabene merupakan produk buatannya.

Cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang satu ini memang lebih akurat dibandingkan jika kamu menggunakan aplikasi pihak ketiga yang lain. Android Device Manager sendiri memiliki fungsi utama untuk mengendalikan perangkat Android dari jarak jauh sehingga dengan layanan Google ini, kamu bisa melacak, mengunci, maupun menghapus data perangkat Android yang hilang tersebut.

Selain cara diatas, adapula cara lain yang dapat digunakan ketika kamu kehilangan perangkat Android. Berikut kami berikan info mengenai cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer.
 
Cara Melacak Android yang Hilang Tanpa Aplikasi dengan Komputer
Berikut ini merupakan tahapan cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer:

1. Hal pertama yang perlu dilakukan dalam cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer adalah buka situs google.com/android/devicemanager melalui peramban (browser) pada komputer yang digunakan. Lakukan login dengan memakai akun email yang juga kamu gunakan pada smartphone Android yang hilang.
 
2. Ketika kotak dialog Alert muncul, pilihlah opsi “Accept” untuk bisa masuk ke Android Device Manager.
 
3. Kemudian langkah selanjutnya dari cara melacak android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini adalah klik pada ikon GPS yang berada di pojok kanan pop-up. Apabila GPS yang ada di smartphone memang tidak aktif, maka kamu tidak akan bisa menemukan lokasi dimana smartphone itu berada. Akan tetapi, kamu masih bisa mereset perangkat tersebut dengan cara menekan tombol “Erase”. Langkah ini dilakukan agar smartphone kembali ke pengaturan pabrik dan mengatur GPS agar bisa menyala.
 
4. Kemudian langkah terakhir yang dapat kamu lakukan pada cara melacak smartphone android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini kamu bisa mengunci smartphone tersebut memakai password yang ada pada fitur “Lock” untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, terlebih jika kamu menduga kalau smartphone itu sengaja disembunyikan. Namun, jika kamu terbiasa memakai smartphone dalam kondisi silent, gunakanlah fitur “Ring” untuk membuatnya berdering dengan keras.

Cara melacak ponsel Android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer bisa dilakukan jika kamu tak memiliki smartphone Android yang lain. Menemukan smartphone yang hilang langsung lewat perangkat Android maupun lewat komputer sebenarnya prinsipnya sama, yaitu dengan mengandalkan Android Device Manager yang merupakan layanan dari Google untuk para pengguna produknya sebab layanan ini pun juga bisa diakses lewat komputer meski langkah cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi dengan komputer ini memang sedikit berbeda.


Nah, kini kamu tak perlu khawatir lagi bukan jika sewaktu-waktu kehilangan smartphone. Pasalnya, kamu kini sudah mengetahui cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi baik dengan memakai perangkat Android maupun Komputer. Namun yang perlu diperhatikan adalah ponsel Android yang hilang tersebut akan bisa dengan mudah ditemukan jika masih dalam keadaan aktif. Namun, jika perangkat tersebut mati maka akan lebih sulit untuk dilacak meskipun masih memungkinkan. Demikianlah informasi tentang cara melacak ponsel android yang hilang tanpa aplikasi yang bisa kami bagikan. Semoga bisa bermanfaat.

Sumber : http://nurulfikri.ac.id/index.php/artikel/item/1575-melacak-ponsel-android-yang-hilang-tanpa-aplikasi
 

DUNIA TERLIHAT BEGITU JELAS




BY : UMUL SIDIKOH


Luas,
Dahulu ku belum mampu menjamahnya keseluruhan
Begitu banyak cerita di setiap sudutnya
Ada hal-hal tersimpan begitu rapi


Ku coba tuk tahu setiap cerita di sudut dunia
Banyak ilmu dan hal menarik di dalamnya
Mulai ku buka setiap lembarnya
Dan perlahan, kini dunia mulai tergambar
Lembar-lembaran itu membuatku candu
Karena di dalamnya, dunia terlihat begitu jelasnya
Tentang sebuah memori terdahulu
Dan sebuah cerita kini serta rancangan tentang masa depan
Kini, ku coba tuk menjamah dunia
Lewat kata-kata yang tertulis rapi di setiap barisnya
Dari setiap kalimat yang ku baca
Banyak hal yang membuatku terpana


Setiap lembaran-lembaran itu, memiliki makna tersendiri
Tanpa banyak basa-basi, aku mulai tahu cara melihat dunia dengan jelas
Jendela dunia terbuka dengan lebarnya
Dan kini, ku beranikan diri untuk menjelajah keluar jendela itu


Pendidikan itu, Penting! (2)



Melanjutkan dari tulisan sebelumnya.

Ada beberapa teman yang telah menanggapi tulisan saya sebelumnya. Dan berpendapat, bahwa pendidikan apapun penting, tapi akhlaknya yang baik jauh lebih penting.


Memang pendidikan itu penting. Dan saya tidak hanya memfokuskan pada satu cara untuk mendapatkan itu, yaitu pendidikan secara formal, bukan. Pendidikan bisa didapatkan melalui pendidikan formal maupun non-formal.


Memang benar, orang yg berilmu harus diimbagi dengan akhlak yang baik. Jika tidak, maka salah satu contohnya sudah kita lihat di layar kaca kita saat ini. Yaitu orang-orang yang dengan kasus korupsinya tenar dimana-mana beritanya.

Kenapa hal seperti itu bisa terjadi? Sudah jelas kita pasti tahu jawabannya, dikarenakan ilmu tinggi namun tidak diimbangi dengan akhlak yang baik.

Mereka yang terbelit kasus tersebut, ilmu yang dimilikinya sudah tidak diragukan lagi. Gelar yang disandang pada namanya pun beragam, bahkan ada yg memiliki lebih dari satu gelar dinamanya. .
.

Miris memang, ilmu yang mereka miliki dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak sepatutnya dilakukan. Namun, itulah dampak dari seseorang yang berilmu namun akhlak baik tak berdampingan padanya. .
.

Untuk itu, pendidikan memang penting. Tapi seharusnya, ilmu yang didapat harus diringi dengan akhlak yang baik pula. Sehingga memberikan dampak baik serta bermanfaa untuk diri sendiri maupun sekitar. Bukan membuat keresahan untuk orang banyak.

Mari, perbaiki akhlak sejak dini.
Karena hidup, harus lebih berarti.

28 Mei 2017
23:30 WIB
Little Queen

Pendidikan itu, Penting!


:


Kini, segelintir orang berpendapat. "Untuk apa menempuh pendidikan yang memakan waktu lama, sedangkan kebanyakan kisah sukses yang kita dengar berasal dari orang-orang yang tidak mengenyam pendidikan secara utuh, bahkan ada yang tidak sama sekali. Dan orang-orang yang mengenyam pendidikan tidak menjadi apa-apa". Sungguh, ini sebuah ironi. Dimana pada pendapat ini, sebuah pendidikanlah yang menjadi terpojokkan.


Sesungguhnya, pendidikan itu penting untuk siapa saja, tidak mengenal, ras, maupun taraf kehidupan. Semakin Anda terdidik dan memiliki ilmu, maka derajatmu akan semakin tinggi di hadapan-Nya. Seperti yg tercantum dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadilah ayat 11 : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”.


Jadi bukan pendidikan yang menjadi kambing hitam. Tetapi orang-orang yang mengemban ilmu tersebut yang terkadang tidak mensyukuri nikmat mendapatkan ilmu tersebut. Menganggap dirinya lebih pandai, sedangkan hanya kesombongan yg semakin besar pada diri. "Tong kosong nyaring bunyinya"

Ah saya mah miskin, boro-boro buat pendidikan buat makan aja susah.
What? Inget, Sis Bro.
Allah itu Maha Pemurah dan Maha Pengasih.

Mau apa? Tinggal bilang.
Minta terus, minta sama Dia. Mewek abis sholat, dzikir diperkuat. Masa sih, Dia engga kasian? Engga mungkin! :blush::innocent:
Ibaratnya ya, kaya ada Ibu yang punya anak. Terus anak minta terus, sambil mewek, mana ada yang tega.
Eits, tapi Dia engga gitu aja langsung beri permintaan kalian lho.
Loh ko bisa? Ya bisalah.
Dia mau tau, sampai mana kesungguhan kalian. Lewat usaha-usaha untuk mencapai itu. Masa Mewek abis sholat, dzikir diperkuat, tapi kerjaannya seharian cuma tidur, ya engga bisalah.. So,
Pendidikan itu, Perlu!
Cuma, tergantung si Pribadi tersebut dalam menerima ilmu yang didapat.

Semangat, dalam menuntut ilmu!
Karena istirahatmu, di Surga.

Hanya catatan kecil di malam minggu.
Mohon maaf, bila ada salah kata. :relaxed: .
27 Mei 2017
-Little Queen-

Bagaimana sosok Seorang Pemimpin?

Assalamu'alaikum..

Ini sedikit cerita yang agak serius.
Kenapa ya? mungkin karena ada kata 'Pemimpin' di judulnya. :)

Oh iya. Apasih pemimpin itu?
Hmm, kalo orang ,lain  biasa mendefinisikan adalah orang yang berada di posisi paling depan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. So, itu engga salah kok. Namanya juga pendapat, ya pasti benar. Mungkin terkadang kurang tepat aja.

Apa sih "Pemimpin'? Iya, orang yang selalu di elu-elu kan oleh anggota atau staffnya. Berusaha selalu diposisi paling depan, dan mau menanggung resiko besar dari keputusan-keputusan yang terjadi. Mereka bersikap bijak dan mengayomi seluruh elemen yang ada.

Tapi nyata, fenomena yang terjadi dikalangan pemerintah, masyarakat bahkan tingkat sekolah/universitaspun masih sangat minim akan sifat kepemimpinan yang ada pada jiwa para pemimpin tersebut.Ada yang menyalah gunakan kepemimpinanya hanya untuk kesanangan semata, ada juga yang memilih pemimpin karena ingin berada diposisi paling atas agar dihormati banyak orang, dan lain sebagainya.

Jadi seorang pemimpin itu tidak mudah. Tapi yang saya bingungkan adalah kenapa banyak dari setiap insan memilih untuk menjadi seorang pemimpin. Padahal dengan beban dan tugas-tugas berat yang diembannya, banyak orang yang memilih akan hal itu. Ya, memang tak ada yang salah dengan seseorang yang memilih akan posisi itu. Tapi sangat disayangkan adalah jika seseorang memilih dirinya sendiri untuk menjadi pemimpin dan merasa dirinya layak akan hal itu, dan ketika masa kepemimpinannya sedang berjalan "Sang Pemimpin" itu malah melalaikan tugas-tugasnya sebagai pemimpin. Mungkin karena dia merasa, memiliki anggota, staff ataupun bawahannya yang bisa menurutnya mampu dia diandalkan.

Hal tersebut sedang saya rasakan saat ini. Dimana sosok pemimpin yang seharusnya memimpin malah hilang begitu saja. tugas-tugas yang seharusnya dia yang melaksanakan, jadi dilimpahkan kebagian bawahnya. Lela, letih, capek, bahkan sampai tekanan batin dirasa. Sedang ketika memang membutuhkan sosoknya, dia menghilang begitu saja tanpa memberi kabar maupun kepastian. Iya, memang mungkin sibuk. Bahkan bukan hanya dirinya yang sibuk akan aktivitas lainnya. Tapi, apakah itu yang dinamakan sosok pemimpin, bagaimana bisa pemimpin mengabaikan tugas-tugasnya. Sedangkan dia menjadi sosok yang terkadang dicontoh oleh yang lain.

Lantas, kalau sudah seperti itu bagaiamana?
Kita yang salah memilih dia sebagai pemimpin?
atau dia yang tidak amanah dengan tugas sebagai pemimpin yang sedang diembannya? :)

Dan akhirnya adalah saya membuat kesimpulan. Dengan kejadian yang sudah terjadi, ini adalah bukan salah yang memilih. Karena memang sejak awal sebelum kepemimpinannya berlangsungpun dia sudah berkomitment untuk menjalankan amanahnya dengan baik dan berusaha untuk selalu ada ketika dibutuhkan. Tapi ketika sudah terjun dilapangan bukan itu yang terjadi. Jadi sudah pasti dia bukan sosok pemimpin yang amanah. Setidaknya jika ada urusan lain yang mendadak ataupun hal apapun itu ya memberi kabar pada yang lain. Ini jangankan memberi kabar, ditanya pun tak satupun yang terjawab. Bukan hanya sekali, tapi berkali-kali. Dan akhirnya semua tugasnya dilepas begitu saja, karena dia berfikir ada yang bisa menanganinya sampai tugas itu selesai. Tanpa memikirkan bagaimana lelahnya dan rasa tanpa rasa bersalah..


Bukan menyalahkan sosok pemimpin. Tapi cobalah bijak dan amanah akan tugas yang sedang di emban. Jangan pernah befikir bahwa karena kalian berposisi dibagian paling atas, sehingga mampu berbuat sesuka yang ingin dilakukan. Coba pikirkan orang-orang dilingkungan sekitar yang sedang kita pimpin ,apakah mereka merasa nyaman dan apakah diri sudah mampu menjadi sosok pemimpin yang ideal, ideal disini adalah mampu melaksanakan komitmen yang sudah dipilihnya sejak awal.

So, Jika ada mejadi seorang pemimpin. Cobalah bijak akan hal apapun. Rangkul semua elemen dan divisi ataupun staff yang ada. Karena setiap jabatan atau amanah yang kita emban, nanti akan ada pertanggung jawabannya di akhirat. Mari buat catatan akhirmu lebih baik Sobat..

- Aku yang rindu sosok pemimpin yang Ideal-

Aku Malu Menjadi Mahasiswa Beastudi Full S1 di STT Nurul Fikri





Kenalin,  nama lengkap Aku Umul Sidikoh biasanya orang-orang panggil dengan sebutan Umul. Bisa dibilang, salah satu mahasiswa yang masih berumur sangat muda, karena di umur 19 tahun sudah  memasuki semester 6 di STT Nurul Fikri. Aku lahir di Tangerang, 13 Mei 1997. Tempat tinggal Aku masih di Tangerang, cuma sekarang udah mulai nge-kost di daerah Depok. Cita-cita Aku sih jadi pengusaha karena sifatnya fleksibel dan tidak dituntut oleh atasan, dan menjadi penulis buku atau novel. Hobi Aku pertama menulis, yang lainnya olahraga, travelling, touring, baca-baca. Kalo ditanya tentang motto hidup, ya Aku jawabnya “Lakukanlah yang terbaik, atau tidak sama sekali ( Do be The Best, or Nothing) “.

Berlatar belakang Siswa SMA jurusan IPA, di salah satu sekolah negeri di Kota Tangerang. Sejak SMA, pelajaran yang paling disuka yaitu Kimia(Chemistry). Entah, padahal itu pelajaran lumayan sulit, dimana harus hafal ikatan-ikatan kimia, yang pasti bukan ikatan aku dan kamu *eh. Namanya juga SMA negeri, ya pastinya pas lulus SMA maunya juga kuliah di Universitas/Kampus negeri. Dari SD-SMA memang sekolahnya negeri, makanya ingin nantinya kuliah negeri juga. Sekolah dasar di SDN BOJONG 04, sekolah menengah pertama di MTsN Cipondoh Tangerang, dan sekolah menengah atas di SMAN 9 Tangerang.

Menjelang Ujian Nasional (UN) formulir pendaftaran dan kelengkapan berkas untuk mendaftar di kampus-kampus favorit-pun disiapkan, dan pilihan jurusan pastinya jurusan kimia. Berniat menjadi seorang kimia analyst, biar bisa menemukan ramuan anti galau (eh salah, biar kesukaan terhadap pelajaran kimia lebih tersalurkan dan juga lebih dalam lagi ilmunya).

Daftar melalui jalur SNMPTN, yaitu lewat nilai Raport. Namun belum menjadi risky Aku. Dan akhirnya mencoba dijalur SBMPTN, dan ternyata masih belum lolos juga. Melihat teman-teman pada lolos di PTN, rasanya hati gundah gulana. Tidak cuma sampai disitu, tiap PTN punya jalur untuk penerimaan mahasiswa barunya. Misalnya di Universitas Indonesia (UI) ada SIMAK UI dan dikampus lainnya tidak jauh beda. Dan akhirnya Aku mencoba di UIN Syarif Hidayatullah, berangkat bareng-bareng sama temen-temen SMA. Pas di pengumuman kelulusan, kenapa mereka lolos seleksi dan Aku engga? . Sempet ngedrop perihal masuk PTN tersebut, dan akhirnya berniat untuk mengikuti tes di tahun berikutnya saja.

Oke, selang beberapa bulan lulus. Tidak kuliah, rasanya jadi manusia engga jelas dirumah. Dan tiba-tiba dapet info dari salah satu Ustadz, ada Beasiswa Studi Berprestasi di STT Nurul Fikri, Depok. Dan Aku berfikir, mungkin ini salah satu jawaban do’a Aku selama ini.

Tanpa berfikir dengan waktu yang lama, berkas-berkas yang merupakan syarat untuk lolos jadi mahasiswa BEASTUDI pun dipersiapkan. Oke, and then itu pertama kalinya ke Depok sendirian untuk serah berkas ke kampus. Selang beberapa hari, ternyata buka website nurulfikri.ac.id Aku lolos seleksi berkas. Langkah selanjutnya dari seleksi berkas adalah seleksi akademik dan seleksi wawancara.

Sempat kaget sih, anak IPA tiba-tiba ketika seleksi akademik ternyata soal-soalnya jauh berbeda dengan  pelajaran di SMA dahulu. Waktu tes wawancara diselingi dengan tes baca Qur’an, masih inget banget dulu yang tes Bapak Mgs Hendri (Alm), semoga beliau bahagia di Surga-Nya sekarang.
               
Langsung ke intinya, akhirnya Aku Umul Sidikoh lolos Beastudi Penuh S1 di Kampus STT Terpadu Nurul Fikri. Pokoknya bersyukur banget, ternyata Allah punya jalan-Nya sendiri biar Aku bisa kuliah dan engga gundah gulana. Disaat orang-orang pusing mikirin biaya kuliah yang katanya melangit, Aku udah engga pusing mikirin hal itu, yang penting Aku bisa kontribusi dan jalanin apa yang ada pada surat perjanjian Beasiswa Penuh S1 tersebut.

Awalnya Aku bangga, dengan beasiswa yang Aku dapatkan itu. Tapi semenjak masuk ke dunia perkuliahan, kok Aku malah malu menerima beasiswa tersebut. Kesannya Aku ngerasa berbeda dengan teman-teman lainnya yang  bisa biaya kuliah dengan bayaran mereka sendiri. Mulai dari ngumpul-ngumpul, ngerjain tugas, ngobrol asik dsb. Seperti ada kubu tersendiri dengan mahasiswa regular biasa dan mahasiswa beastudi.

Akhirnya kesan tak nyaman pun terasa, Aku ngerasa perbedaan itu mulai muncul. Entah, apa yang melandasi hal itu sehingga timbul kubu-kubu seperti itu. Nah Aku malah malah engga mau ambil pusing perihal hal-hal kaya gitu, jadi mulai di abaikan. Memang niatnya dikampus untuk kuliah, menimba ilmu dan berprestasi. Kenapa harus malu jadi Mahasiwa/I Beastudi? Sedangkan kamu sudah dijamin untuk kuliah tanpa harus memikirkan biaya kuliah yang kini melangit. Seharus kamu-kamu yang mendapatkan kesempatan itu, bersyukur. Karena banyak dari teman-teman kalian, yang kuliah hanya menjadi angan-angan mereka. Dan sekarang, ketika diberikan kesempatan untuk kuliah, maka maksimalkan kesempatan itu.

Di STT ada beberapa jabatan dan organisasi yang  udah Aku pilih dan laksanakan. Tahun 2015, Aku ngejabat sebagai staff Departemen Kemuslimahan LDK SENADA STT NF dan merangkap jabatan sebagai Staff Pendidikan & Keilmuan BEM STT NF 2015, Aku pernah menjadi salah satu pegurus terbaik periode September-Oktober BEM STT NF 2015. Di tahun 2016, Aku dapet amanah menjadi Kepala Komisi (III) Kelembagaan dan Kaderisasi DPM STT NF 2016. Dan di tahun  2017 ini, Aku masih menlanjutkan amanah di DPM, yaitu Kepala Komisi Kaderisasi Dewan SANUBARI DPM STT NF 2017.


Grand Closing BEM STT NF 2015

Anggota DPM STT NF 2017


Pada bulan Mei 2015, Aku pernah menjadi Voluntee r(Sukarelawan) di acara se-Asia yaitu GNOME.Asia Summit 2015. Dan karena acara itu penyelenggaranya dari Komunitas GLiB (GNU/Linux  Bogor), Aku akhirnya gabung di komunitas itu sampai sekarang.


GNOME.Asia Summit 2016

Dan pada bulan Agustus 2015, Aku jadi perwakilan kampus pada acara Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional yang dilaksanakan oleh Kemenristek Dikti  tiap dua tahun sekali. Aku mewakili kampus pada cabang lomba Tilawatil Qur’an, dan masa karantina 8 hari di Makara Universitas Indonesia selama pelaksanaan lomba berlangsung.

 MTQMN XIV 2015 



Dan diakhir 2015, tepatnya pada bulan November. Aku mendapatkan tugas sebagai Ketua Pelaksana acara Seminar Teknologi, dimana pada acara tersebut mampu menghadirkan perwakilan dari Kominfo yaitu Pak Bambang (biasa di sapa dengan Pak Ibenk) dan StartUp E-fishery.


Bersama Pak Ibenk dari Kominfo


Pada bulan Oktober 2016, Aku menjadi salah satu pembicara di  acara Se-Asia yaitu OpenSUSE.Asia Summit 2016, yang bertempat di Jogja. Mengangkat judul pada presentasi yang disampaikan yaitu “Women Contribution In Technology Era’s”.

Ketika Presentasi Lightning Talk

Para Peserta dan Pembicara di OpenSUSE.Asia Summit 2016




Dan di tahun 2016, Aku menjadi salah satu Ambassador Kampus, yaitu Baidu Campus Ambassador Batch 2.

Gathering di Acara Ultah Baidu


Bukan hanya itu, karena kegemaran Aku dalam menulis. Pernah menjadi salah satu penulis pada tahun 2016 di Technomuslim.com dan sekarang sedang menjadi penulis paruh waktu pada salah satu dosen di kampus. Dan ketika semester 4, Aku pernah menjadi Asistan Dosen Lab pada matakuliah Basis Data 1.

Ketika proses meng-asdos berlangsung



Pada rilis BlankOn X Tambora, Aku sebagai salah satu Tim Dokumentasi pada rilis tersebut. BlankOn apa? Itu salah satu Operating System Opensource karya  para pemuda Indonesia.


 
Pesta Rilis BlankOn X Tambora di Tangerang

Di tahun 2017 ini belum ada hal-hal berkesan dan menarik. Sekarang Aku lagi sibuk mengerjakan skripsi, karena Aku pengen lulus  3,5 tahun. Target Aku yaitu umur 20 tahun udah punya gelar S.Kom. Setiap orang punya mimpinya masing-masing, ya salah satu mimpi Aku itu. Kalo punya mimpi, yang dibuat target, dilaksanakan, jangan cuma sekedar mimpi dan angan-angan. Dan jangan lupa, do’anya juga diperkuat, karena penentu akhir dari Kuasa-Nya.

Jangan malu,  kamu jangan jadi mahasiswa apa adanya. Tapi jadi mahasiswa yang ada apanya ( punya keahlian atau prestasi khusus, karena masa muda tidak bisa diulang kembali). Mahasiswa regular biasa, maupun mahasiswa beastudi, kalian semua sama. Tidak ada perbedaan derajat, terkadang hanya diri kalian yang membuat perbedaan tersebut.

Mulai-lah beraksi, dan jadikan hidup yang berarti..